Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Thursday, 18 June 2015

Review Shigatsu Kimi no Uso


Shigatsu Kimi no Uso (2014), 22 Episode

Shigatsu Kimi no Uso atau dalam bahasa Indonesia artinya adalah Kebohongan di Bulan April. Jika yang belum pernah menonton animenya mungkin akan mengira kalau anime ini akan membosankan. Dilihat dari judulnya, terlihat jelas bahwa anime ini adalah anime genre drama dan sekitar lingkungan sekolah. Karena kebanyakan pecinta anime sekarang lebih suka dengan anime action sperti Sword art Online, dan Shingeki no Kyojin. Atau anime olahraga yang menyajikan pertandingan-pertangingan dengan tensi tinggi seperti Kuroko no Basuke dan Diamond no Ace. Jika dibandingkan dengan anime-anime tersebut, memang Shigatsu Kimi no Uso berbeda jauh. Tidak ada action atau pertarungan-pertarungan sengit dan adu fisik. Namun anime ini sangat patut untuk ditonton terutapa bagi para pecinta anime dengan genre drama, karena kualitas story nya sangat menarik.

Bagian paling menarik dari anime ini tentu adalah story nya, menyajikan kisah cinta yang rumit antara keempat sahabat yaitu Watari, Arima, Tsubaki, dan sahabat baru mereka Miyazono Kaori. Walaupun tokoh utamanya adalah Arima namun kehadiran Kaori dapat menghidupkan cerita yang tidak terduga. Selain cerita yang menarik, tentunya hal lain yang perlu diberi pujian adalah dari segi grafik. Grafik yang sangat indah sesuai dengan nuansa ceritanya, ditambah dengan lagu-lagu yang dimainkan Arima Kousei dan para sainganya menambah keindahan dari anime ini. Walaupun anime ini menggunakan sad ending, tetapi saya selaku penonton tidak merasa kecewa pada saat endingnya, dengan kata lain ending dari anime ini sangat memuaskan.

Dalam review saya, saya akan memberikan penilaian pada akhir review ini berupa angka-angka, tentunya penilaian ini berdasarkan pendapat saya sendiri, karena memang belum memungkinkan untuk membuat sebuah fitur rating pada blog ini.

Penilaian :
Cerita. Cerita yang disajikan sejak awal dan akhir sangat menarik. Namun pada bagian episod pertengahan memang agak boring karena Arima terlalu lama larut dalam bayang-bayang ibunya. Namun ending yang tidak mengecewakan memberikan nilai plus tersendiri bagi saya. (Poin 8,5)
Grafik. Grafik pada anime ini tidak bisa diragukan kualitasnya, setiap detainya sangan bagus, dan memberikan nuansa keindahan pada anime ini. (Poin 9,5)
Suara. Pemilihan backsound dan soundtrack yang tepat dan sangat mewakili suasana dalam cerita. (Poin 9)

Cukup sekian review dari saya. Review ini hanya pendapat pribadi sebagai bahan pertimbangan untuk mencari tontonan yang menghibur dan berkualitas. Jika ada pendapat yang tidak sesuai harap dimaklumi. Thanks!